AKU...
Aku sering dibilang cerewet, bawel atau apa lah yang mungkin mereka bilang seru, ramee daan yang lainnya :)
Tapi sebenarnya aku adalah diam!
Diam dalam urusan hati,
Lebih baik menyiksa diri sendiri daripada menyiksa perasaan orang lain, lebih baik memendam semua nya sendiri daripada menjadi beban untuk orang lain daaan yg terpenting lebih baik berbalas budi daripada menghitung apa yg pernah aku lakukan untuk orang lain...
Hidup ini akan lebih bahagia jika saling memberi dan tolong menolong, saling mengerti dan mempunyai tenggang rasa yang tinggi :)
Bukan kah orang yang paling berbahagia adalah orang yang lebih sering menerima kata "Terimakasih" dengan senyum bahagia dari si pengucap. Cukup dengan memberi, dan berbalas budi dengan apa yang pernah menolong kita.
Back to me........
Aku lebih senang memendam semua sendiri daripada harus memberi sedikit beban dengan orang lain, curhat adalah membahas sesuatu yang telah lalu yang membekas dihati, dan masalah nya kadaaang orang-orang ada yg rela dan tulus mendengarkan tapiiiiii .. ada juga yang hanya 'want to know' urusan orang, and I hate it !! :)
Curhat beda sama jujur.....
Lebih sakit :') mengungkapkan apa yang kita rasa dengan sejujur-jujurnya tapi dia hanya menjawab "KAMU BOHONG" ..... 2 kata itu tambah membuat aku lebih ingin diam daripada berbicara apa yang dia desaak..
Aku gak peduli, dia, mereka atau siapa saja bilang aku pembohong atau penusuk atau apalah opini dia dan mereka, yang penting Tuhan tau apa yang aku rasa... dan aku yakin Tuhan pasti sedang menulis cerita tentang hidupku lagi.. :')
Ketika aku sudah tidak bisa untuk meluapkan amarah, aku lebih suka untuk menyiksa diri sendiri entah bagaimana caranya, tanganku mengepal dan apa saja bisa aku lakukan....
Maaf Tuhan...
aku wanita, aku peka, aku mudah mengeluarkan air mata, aku mudah merasakan suasana hati seseorang, aku satu, dan jika aku memiliki seseorang aku hanya ingin "SATU"
aku..
Aku lebih terbiasa terlihat bahagia di depan teman-temanku, aku ingin mereka menganggap aku baik-baik saja, gak hanya teman-teman ku, tp dlm keluargaku atau dia :] selain itu agar aku bisa melupakan sejenak apa yang aku rasaa...
Terkadaaang...
Aku merasa lelah menjalani hidup ini, aku selalu menganggap ini semua ending dari cerita yang Tuhan buat, tapi Tuhan selalu membangunkanku dan menarikku untu melihat lagi apa yang telah aku rancang sebelum aku terjatuh, dan Tuhan berbisik "kamu harus bisa wujudkan mimpimu"
Sesekali aku merasa SEMANGAT. tapi ketika momok masalah itu hadir di pikiranku, aku merasa seperti ditarik untuk ada di masa itu,
Tapi...
Apa guna aku berbicara jika semua nya hanya dianggap bohong. Rasanya hati ini sepeeeertiiii dicabik-cabik kuku macan, atau taring komodo yang penuh dengan bakteri dan membuat sekujur tubuhku kaku daaaan aku MATI.
Rasanya aku ingin mengambil isi dalam dada yang sesak ini, aku cuciiii dan aku pasang lagi agar semuanya bersih.. Hay, Aku gicell :) bisa ngerti gak maksudku? :']
Coba pahami apa yang sebenarnya terjadi, Agaaaar semua HAPPY ENDING..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar